
Dalam dunia es krim dan dessert dingin, cone bukan sekadar wadah. Bentuk, tekstur, dan rasa cone bisa memengaruhi pengalaman makan secara keseluruhan. Salah satu jenis cone yang paling sering digunakan dan mudah dikenali adalah sugar cone. Tapi sebenarnya, apa itu sugar cone dan kenapa jenis cone ini begitu populer di banyak gerai es krim?
Bagi pelaku usaha dessert, memahami karakter sugar cone penting agar bisa memilih cone yang tepat, baik untuk kebutuhan operasional maupun kepuasan pelanggan.
Apa Itu Sugar Cone?
Sugar cone adalah cone es krim yang dibuat dengan kandungan gula lebih tinggi dibanding waffle cone atau cake cone. Proses pembuatannya mirip adonan tipis yang dipanggang hingga kering, lalu dibentuk menjadi kerucut saat masih hangat. Hasil akhirnya adalah cone dengan tekstur renyah dan rasa manis yang terasa jelas.
Ciri khas sugar cone ada pada kerenyahannya yang “kriuk” saat digigit. Rasanya tidak hambar, justru memberi tambahan manis yang melengkapi es krim di dalamnya. Karena itulah sugar cone sering dipilih untuk es krim dengan rasa klasik seperti vanila, cokelat, atau stroberi.
Karakter Rasa dan Tekstur Sugar Cone
Kalau dibandingkan dengan jenis cone lain, sugar cone punya tekstur yang lebih padat dan kokoh. Cone ini tidak mudah lembek, terutama jika dipadukan dengan es krim yang teksturnya stabil. Saat digigit, sensasinya renyah dan sedikit karamel di bagian luarnya.
Dari sisi rasa, cone ini cenderung lebih manis. Bukan manis berlebihan, tapi cukup terasa untuk menyeimbangkan es krim yang creamy atau sedikit pahit seperti dark chocolate. Kombinasi inilah yang membuat cone ini terasa “pas” di lidah banyak orang.
Perbedaan Sugar Cone dengan Jenis Cone Lain
Banyak orang masih menyamakan sugar cone dengan waffle cone. Padahal keduanya berbeda. Waffle cone biasanya lebih besar, aromanya lebih kuat, dan teksturnya lebih berpori. Sedangkan sugar cone justru lebih ramping, renyah, dan praktis.
Jika dibandingkan dengan cake cone, perbedaannya makin terasa. Cake cone memiliki tekstur mirip biskuit lembut dan rasanya cenderung netral. Sugar cone berada di tengah, tidak selembut cake cone, tapi juga tidak searomatik waffle cone. Inilah yang membuat sugar cone fleksibel untuk berbagai konsep menu.
Kenapa Sugar Cone Banyak Dipakai di Bisnis Es Krim?
Ada beberapa alasan kenapa cone jenis ini jadi pilihan favorit banyak pelaku usaha. Pertama, dari sisi rasa, sugar cone mudah dipadukan dengan berbagai varian es krim tanpa saling bertabrakan. Kedua, dari sisi bentuk, ukurannya pas dan mudah dipegang, cocok untuk take away maupun dine-in.
Selain itu, sugar cone juga relatif lebih konsisten saat disajikan. Cone ini tidak mudah hancur saat diisi es krim dan tampilannya tetap rapi. Bagi bisnis yang mengutamakan kecepatan servis, hal ini tentu sangat membantu.
Baca juga: 7 Rekomendasi Rasa Es Krim untuk Natal yang Bikin Pelanggan Antre
Lengkapi Menu Es Krim Anda Bersama Lautan Mitra Kreasi
Setelah memahami apa itu sugar cone dan keunggulannya, langkah selanjutnya adalah memastikan es krim yang disajikan punya kualitas yang sepadan. Cone yang renyah perlu diimbangi dengan es krim yang creamy, stabil, dan konsisten rasanya.
Lautan Mitra Kreasi hadir untuk mendukung kebutuhan pelaku usaha melalui penyediaan gelato dan soft ice cream siap saji yang praktis dan mudah diaplikasikan di berbagai konsep bisnis. Dengan produk yang stabil dan rasa konsisten, sugar cone bisa tampil maksimal sebagai pasangan es krim yang ideal.
Bagi kamu yang ingin mengembangkan usaha dessert tanpa ribet di produksi, Lautan Mitra Kreasi siap jadi partner bisnis. Hubungi tim kami dan ikuti Instagram Lautan Mitra Kreasi untuk inspirasi menu, ide penyajian, dan insight bisnis dessert yang relevan dengan pasar.

