Pertanyaan “es krim itu makanan atau minuman?” memang terdengar sederhana. Tapi dalam praktik dunia F&B, pertanyaan ini cukup sering muncul. Terutama saat menyusun menu, menentukan kategori produk, sampai urusan pencatatan penjualan. Tidak sedikit pelaku usaha yang akhirnya ragu, es krim sebaiknya masuk dessert makanan, atau justru digolongkan sebagai minuman dingin?
Dari sisi konsumen, es krim memang dinikmati dengan banyak cara. Ada yang dimakan pakai sendok, disajikan di cup atau cone. Ada juga yang dikombinasikan dengan minuman lain, seperti float, affogato, atau milkshake. Perbedaan cara penyajian inilah yang sering memunculkan kebingungan soal kategorinya.
Cara Umum Mengklasifikasikan Es Krim
Kalau dilihat dari bentuk dasarnya, es krim dibuat dari bahan padat dan dinikmati dengan cara dimakan, bukan diminum. Karena itu, secara umum es krim diklasifikasikan sebagai makanan, tepatnya dessert atau hidangan penutup.
Namun, di dunia bisnis F&B, klasifikasi tidak selalu sesederhana teori. Banyak menu es krim yang justru hadir sebagai pelengkap minuman. Misalnya root beer float, affogato dengan espresso panas, atau milkshake berbasis susu. Dalam kondisi seperti ini, es krim tidak berdiri sendiri sebagai makanan, melainkan menjadi bagian penting dari minuman.
Itulah sebabnya di banyak restoran dan kafe, es krim bisa muncul di dua kategori sekaligus yaitu dessert dan minuman.
Es Krim dalam Perspektif Konsumen
Bagi konsumen, es krim jarang dipikirkan sebagai “makanan berat” atau “minuman utama”. Es krim lebih identik dengan sesuatu yang manis, menyegarkan, dan bisa dinikmati kapan saja. Ada yang menjadikannya penutup setelah makan, ada juga yang datang khusus ke sebuah tempat hanya untuk menikmati es krim.
Cara penyajian sangat memengaruhi persepsi ini. Es krim di cup atau cone biasanya dianggap sebagai makanan ringan atau dessert. Tapi begitu disajikan dalam gelas tinggi, diberi sedotan, dan dipadukan dengan soda, kopi, atau susu, persepsinya langsung berubah menjadi minuman.
Sudut Pandang Bisnis F&B: Makanan atau Minuman?
Dalam konteks bisnis F&B, pertanyaan “es krim makanan atau minuman” sebenarnya lebih ke soal strategi. Bukan sekadar label. Penentuan kategori es krim harus disesuaikan dengan konsep usaha dan target pasar.
Restoran keluarga, hotel, atau restoran fine dining umumnya menempatkan es krim sebagai dessert makanan. Fokusnya pada rasa, tekstur, dan presentasi sebagai penutup hidangan. Sementara itu, kafe dan gerai minuman cenderung mengembangkan es krim sebagai bagian dari menu minuman dingin karena lebih sesuai dengan kebiasaan konsumennya.
Klasifikasi ini juga berdampak pada harga jual, ukuran porsi, hingga strategi promosi. Es krim sebagai dessert biasanya dijual per scoop atau per porsi, sedangkan es krim sebagai minuman dikemas sebagai menu kombinasi dengan nilai jual yang lebih tinggi.
Peran Es Krim dalam Pengembangan Menu
Terlepas dari apakah es krim dikategorikan sebagai makanan atau minuman, produk ini memiliki keunggulan utama yaitu fleksibilitas. Satu jenis es krim dapat dikembangkan menjadi berbagai variasi menu, mulai dari dessert sederhana hingga minuman kekinian.
Karena fleksibilitas inilah es krim sering dijadikan menu tambahan yang strategis. Dengan satu jenis produk, pelaku usaha bisa memperluas variasi menu tanpa harus menambah banyak peralatan atau proses dapur yang rumit. Untuk bisnis dengan ruang dan tim terbatas, ini tentu jadi nilai plus.
Es Krim Siap Pakai untuk Kebutuhan Usaha
Dalam praktiknya, tidak semua pelaku usaha ingin atau mampu memproduksi es krim dari nol. Menjaga konsistensi rasa, tekstur, dan kestabilan produk bukan hal mudah, apalagi untuk usaha dengan jam operasional panjang.
Karena itu, banyak bisnis F&B memilih menggunakan es krim siap pakai. Selain lebih praktis, produk siap pakai membantu dapur bekerja lebih efisien dan hasil sajian lebih konsisten, baik untuk dessert maupun menu minuman berbasis es krim.
Lautan Mitra Kreasi sebagai Partner Bisnis Es Krim
Sebagai supplier es krim untuk bisnis F&B, Lautan Mitra Kreasi menyediakan berbagai pilihan produk seperti gelato, soft ice cream, dan sorbet siap pakai. Produk-produk ini dirancang untuk mendukung kebutuhan operasional usaha kuliner dengan kualitas yang stabil dan mudah diaplikasikan ke berbagai konsep menu.
Baik untuk penyajian es krim sebagai dessert maupun sebagai menu minuman seperti float atau dessert drink, produk dari Lautan Mitra Kreasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda.
Baik ingin menyajikan es krim sebagai dessert makanan, maupun mengembangkannya menjadi menu minuman seperti float atau dessert drink, produk dari Lautan Mitra Kreasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan operasional dapur Anda.
Jadi, Es Krim Makanan atau Minuman?
Secara dasar, es krim adalah makanan. Namun dalam dunia bisnis F&B, es krim juga dapat berperan sebagai minuman, tergantung pada cara penyajian dan konsep menu yang diterapkan. Yang terpenting bukanlah label makanan atau minuman, melainkan bagaimana es krim mampu mendukung strategi menu, meningkatkan nilai jual, dan memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan.
Baca juga: Cara Membawa Es Krim Jarak Jauh Biar Nggak Cepat Cair
Tingkatkan Variasi Menu Bersama Lautan Mitra Kreasi
Dengan pemahaman yang tepat, es krim dapat menjadi menu strategis yang mendorong penjualan, baik sebagai dessert maupun minuman. Fleksibilitas ini membuka peluang besar bagi pelaku usaha F&B untuk berinovasi tanpa menambah kompleksitas operasional.
Lautan Mitra Kreasi hadir sebagai partner bagi pelaku usaha yang membutuhkan es krim siap pakai dengan kualitas konsisten. Hubungi kami dan ikuti Instagram Lautan Mitra Kreasi untuk mendapatkan inspirasi menu, insight bisnis F&B, serta informasi produk terbaru yang relevan untuk usaha Anda.



