Insight & Tips

Takjil Buka Puasa dari Tepung Bumbu yang Potensial untuk Bisnis F&B

Setiap Ramadan, pola belanja konsumen memang berubah. Orang lebih sering membeli makanan menjelang magrib, baik untuk dikonsumsi sendiri maupun untuk dijual lagi dalam bentuk paket. Banyak pelaku usaha langsung fokus ke minuman manis atau dessert dingin. Padahal, takjil gurih justru punya perputaran yang cepat dan pasarnya luas.

Di lapangan, takjil bukan cuma soal enak atau tidak. Saat jam 4 sampai 6 sore, dapur biasanya mulai sibuk. Pesanan datang bersamaan, antrean bertambah, dan tim harus bergerak cepat. Di situ biasanya terlihat apakah sistem produksi sudah siap atau belum.

Bagi pelaku usaha Horeca, distributor, pemilik bisnis cold dessert, hingga franchise fried chicken seperti Hisana, momen ini sebenarnya bisa jadi peluang besar. Asalkan menunya realistis untuk dijalankan dan tidak bikin dapur kewalahan.

Karena itu, takjil buka puasa dari tepung bumbu bisa jadi pilihan yang lebih aman. Bahan mudah dikontrol, proses cepat, dan hasilnya relatif konsisten kalau sistemnya sudah rapi.

Mengapa Takjil Gurih dari Tepung Bumbu Menarik Saat Ramadan?

Saat azan hampir berkumandang, kebanyakan orang cari yang praktis dan mengenyangkan. Tidak semua langsung ingin makanan berat, tapi juga tidak cukup hanya minum yang manis. Di situ menu seperti ayam crispy, nugget, atau tempura sering jadi pilihan.

Secara operasional, menu berbasis tepung bumbu memang lebih mudah dikendalikan seperti:

  • Produksinya cepat.
  • Rasanya bisa distandarkan.
  • Tidak banyak proses rumit sebelum digoreng.
  • Dan cocok untuk volume besar.

Masalah biasanya muncul ketika pesanan membludak. Kalau coating tidak konsisten, hasil gorengan bisa berbeda-beda. Ada yang terlalu tebal, ada yang kurang renyah, ada juga yang cepat lembek. Hal kecil seperti ini bisa memengaruhi persepsi pelanggan.

Karena itu, penggunaan tepung bumbu yang stabil membantu dapur tetap tenang, bahkan saat produksi meningkat tajam menjelang berbuka.

Ide Takjil Buka Puasa dari Tepung Bumbu yang Bisa Dikembangkan

Berikut beberapa ide takjil buka puasa dari tepung bumbu yang cukup realistis dijalankan selama bulan Ramadan.

1. Nugget Crispy

Kalau ingin opsi yang sedikit lebih ekonomis, nugget bisa jadi pilihan. Bisa dijual dalam bentuk snack box atau paket campur dengan sosis. Menu seperti ini biasanya cepat laku di bazar Ramadan atau penjualan take away karena harganya lebih fleksibel dan mudah dibagi.

2. Tempura Premium

Untuk segmen menengah ke atas, tempura bisa jadi pembeda. Udang tempura atau chicken tempura stick memberi kesan lebih premium dibanding ayam goreng biasa.

Biasanya lebih cocok untuk restoran keluarga atau outlet yang ingin menawarkan pengalaman berbuka yang sedikit berbeda.

3. Chicken Popcorn Cup

Menu ini simpel tapi sering jadi favorit. Potongan kecil ayam crispy dimasukkan ke dalam cup kertas, praktis dan mudah dimakan. Cocok untuk lokasi ramai seperti depan minimarket atau area bazar. Produksinya juga cepat dan tidak perlu plating yang rumit.

4. Jamur Crispy dan Dori Crispy

Buat yang ingin variasi non-ayam, jamur crispy atau dori fillet bisa jadi tambahan menu. Kadang pelanggan ingin opsi yang lebih ringan atau berbeda. Menu ini juga membantu memperluas target market tanpa mengubah sistem dapur secara besar-besaran.

5. Tahu dan Tempe Crispy Modern

Menu lokal seperti tahu dan tempe sebenarnya punya potensi besar kalau dikemas lebih rapi. Bisa dibuat tahu crispy isi ayam atau tempe iris tipis yang digoreng renyah. Biayanya lebih terjangkau, tapi kalau tampilannya menarik, tetap bisa memberikan margin yang baik.

6. Kulit Ayam Crispy dan Snack Sharing

Kulit ayam crispy sering jadi menu tambahan yang laris. Banyak pelanggan menambahkannya sebagai pelengkap ayam utama. Bisa dijual sebagai snack sharing box atau add-on dengan harga khusus. Strategi seperti ini membantu menaikkan nilai transaksi tanpa menambah beban produksi yang signifikan.

Menyesuaikan Menu Takjil dengan Konsep Usaha

Tidak semua usaha harus menjual semua menu di atas. Kadang justru terlalu banyak pilihan membuat dapur kewalahan. Gerai dengan sistem cepat lebih cocok fokus ke ayam crispy, chicken popcorn, atau nugget rice bowl. Sementara restoran dine-in bisa menambahkan tempura platter untuk menu berbagi saat berbuka.

Yang paling penting adalah memastikan menu yang dipilih benar-benar bisa dijalankan dengan stabil saat jam ramai. Produksi yang konsisten jauh lebih menguntungkan dibanding variasi banyak tapi sulit dikontrol.

Baca juga: Dessert Mudah untuk Buka Puasa yang Praktis dan Potensial untuk Bisnis F&B

Tingkatkan Daya Tarik Menu Ramadan Anda Bersama Lautan Mitra Kreasi

Takjil buka puasa dari tepung bumbu bukan hanya menu musiman. Jika dirancang dengan sistem yang tepat, menu ini bisa menjadi salah satu pendorong penjualan terbesar selama Ramadan.

Perencanaan yang realistis, standar produksi yang konsisten, dan pemilihan produk yang tepat akan membantu dapur tetap siap menghadapi lonjakan permintaan.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Lautan Mitra Kreasi hadir sebagai partner bagi pelaku usaha F&B. Selain menyediakan dessert siap pakai seperti es krim, gelato, soft ice cream, dan sorbet, Lautan Mitra Kreasi juga menghadirkan tepung bumbu ayam crispy, tepung batter – nugget, dan tepung bumbu tempura yang dirancang praktis dan konsisten untuk berbagai sistem operasional dapur.

Ingin menghadirkan menu takjil yang lebih siap bersaing dan operasional yang lebih efisien saat Ramadan? Hubungi Lautan Mitra Kreasi dan follow Instagram kami untuk insight, inspirasi menu, serta update produk yang relevan untuk kebutuhan bisnis Anda.

ARTIKEL TERBARU