Ramadan selalu membawa pola belanja yang berbeda. Menjelang magrib, suasana berubah cepat. Antrean mulai terlihat, pesanan masuk hampir bersamaan, dan tim dapur harus bergerak lebih sigap dari biasanya. Di momen seperti ini, menu yang simpel justru jadi penyelamat.
Banyak orang mengira dessert harus tampil “wah” supaya menarik. Padahal saat berbuka, kebanyakan pelanggan hanya ingin sesuatu yang manis, segar, dan tidak terlalu berat. Itulah kenapa dessert mudah untuk buka puasa justru sering jadi pilihan paling realistis, baik untuk konsumen maupun untuk pelaku usaha.
Untuk bisnis F&B, terutama yang bermain di volume penjualan tinggi saat Ramadan, memilih dessert bukan soal tren semata. Yang lebih penting adalah apakah menu tersebut bisa dieksekusi dengan cepat? Apakah konsisten saat jam ramai? Dan apakah tetap menguntungkan?
Kalau tiga hal itu bisa terpenuhi, dessert sederhana pun bisa jadi mesin penjualan yang stabil sepanjang bulan puasa.
Mengapa Dessert Praktis Lebih Dicari Saat Ramadan?
Coba perhatikan kebiasaan pelanggan saat berbuka. Banyak yang datang dalam kondisi lapar dan haus, tapi belum tentu ingin langsung makan berat. Mereka butuh “pembuka” yang ringan.
Dessert praktis biasanya punya beberapa keunggulan:
- Tidak bikin terlalu kenyang
- Cepat disajikan
- Mudah dibawa pulang
- Rasanya familiar
Di sisi operasional, ini juga jauh lebih aman. Dapur tidak perlu plating rumit atau proses panjang. Tidak ada waktu untuk eksperimen ketika jam menunjukkan pukul 17.30 dan antrean mulai menumpuk.
Menu yang bisa disiapkan lebih dulu atau disajikan dalam hitungan detik jelas lebih membantu. Selain mengurangi tekanan tim, juga menjaga kualitas tetap stabil. Konsistensi ini yang sering kali menentukan apakah pelanggan akan kembali atau tidak.
7 Ide Dessert Mudah untuk Buka Puasa yang Bisa Dikembangkan
Berikut beberapa ide dessert mudah untuk buka puasa yang secara operasional relatif ringan dijalankan, tapi tetap menarik di mata pelanggan.
1. Soft Ice Cream Cup
Ini salah satu menu paling aman saat Ramadan. Prosesnya cepat, tampilannya menarik, dan cocok untuk semua usia.
Untuk booth atau gerai cepat saji, soft ice cream bisa jadi penarik perhatian tanpa bikin dapur repot. Tinggal kontrol porsi dan pastikan mesin dalam kondisi optimal saat jam sibuk.
2. Gelato Scoop dalam Cup atau Cone
Kalau ingin sedikit naik kelas, gelato bisa jadi opsi. Teksturnya lebih padat dan pilihan rasanya biasanya lebih beragam.
Untuk restoran atau hotel, gelato bisa jadi dessert penutup yang ringan sebelum pelanggan pulang. Tidak perlu topping berlebihan, yang penting rasa dan konsistensi.
3. Sundae Sederhana
Kadang yang klasik justru paling laku. Soft ice cream dengan saus cokelat atau stroberi sudah cukup menarik.
Menu seperti ini cocok untuk penjualan volume tinggi karena tidak butuh waktu lama untuk disiapkan. Tinggal pastikan saus dan topping tersusun rapi agar tetap terlihat profesional.
4. Float Ice Cream
Minuman bersoda atau kopi yang diberi topping es krim selalu punya penggemar sendiri. Saat berbuka, sensasi segar dan manisnya terasa pas.
Untuk kafe, menu ini bisa menambah variasi tanpa menambah beban kerja dapur terlalu banyak.
5. Sorbet Buah
Beberapa pelanggan lebih memilih opsi yang lebih ringan dan segar. Sorbet bisa jadi jawaban.
Rasa buah yang dominan dan tekstur dingin menyegarkan sering terasa pas setelah seharian berpuasa. Selain itu, sorbet juga bisa diposisikan sebagai pilihan yang lebih “light”.
6. Dessert Box Mini
Dessert box ukuran kecil cocok untuk take away atau paket berbuka bersama keluarga. Tidak perlu terlalu banyak layer atau dekorasi rumit.
Yang penting rasanya enak, kemasannya rapi, dan harganya masih masuk akal.
7. Ice Cream + Espresso (Affogato Style)
Untuk target market dewasa, kombinasi es krim dan espresso bisa jadi pilihan menarik. Rasanya tidak terlalu manis dan punya karakter berbeda dibanding dessert lain.
Menu ini cocok untuk kafe atau restoran yang ingin memberikan pilihan lebih variatif tanpa mengubah alur produksi secara besar-besaran.
Menyesuaikan Dessert dengan Konsep Usaha
Tidak semua bisnis harus menghadirkan tujuh menu sekaligus. Kadang fokus pada dua atau tiga menu yang benar-benar bisa dijalankan dengan lancar justru lebih efektif.
Gerai cepat saji mungkin cukup dengan soft ice cream dan sundae. Restoran keluarga bisa menambahkan gelato atau sorbet. Booth musiman Ramadan bisa fokus pada menu yang cepat saji dan mudah dibawa.
Intinya sederhana yaitu dessert mudah untuk buka puasa seharusnya membantu bisnis Anda berjalan lebih lancar saat momen tersibuk, bukan malah menambah tekanan di dapur.
Baca juga: 6 Ide Dessert dari Pisang yang Laris Manis untuk Bisnis Kulinermu
Tingkatkan Daya Tarik Menu Dessert Ramadan Anda Bersama Lautan Mitra Kreasi
Ramadan adalah momen yang singkat, tapi dampaknya besar bagi penjualan. Dessert yang tepat bisa meningkatkan nilai transaksi sekaligus memperkaya pilihan menu tanpa membuat operasional jadi rumit. Dengan perencanaan yang matang dan pemilihan produk yang konsisten, dessert sederhana pun bisa jadi sumber keuntungan yang stabil.
Lautan Mitra Kreasi hadir sebagai partner bagi pelaku usaha F&B yang ingin menghadirkan dessert praktis seperti es krim, gelato, soft ice cream, hingga sorbet untuk berbagai konsep usaha, mulai dari restoran, hotel, kafe, hingga booth musiman Ramadan. Jika Anda ingin menghadirkan dessert yang lebih siap bersaing dan mudah dijalankan saat jam sibuk berbuka, saatnya menyiapkan strategi dari sekarang.
Hubungi Lautan Mitra Kreasi dan follow Instagram kami untuk mendapatkan insight, inspirasi menu, serta update produk yang relevan untuk kebutuhan bisnis Anda.



